Source: Whey Protein Isolate vs Whey Protein Concentrate : Perbedaannya
Whey Protein Isolate vs Whey Protein Concentrate : Perbedaannya
Sebagai penggemar olahraga, Seolmates pasti sudah tak asing lagi dengan whey protein. Tapi kok di pasaran ada yang namanya whey protein isolate dan whey protein concentrate, ya?
Kalau kamu belum tahu, keduanya memang serupa. Tapi tak sama. Berikut ini adalah perbedaan whey protein isolate vs whey protein concentrate dilihat dari proses pembuatan hingga kandungan nutrisinya. Coba tebak mana yang lebih bagus kualitasnya?
Perbedaan Whey Protein Isolate dan Concentrate
Pada proses pembuatan keju akan terbentuk dua lapisan, yaitu dadih (curd) dan whey. Curd adalah padatan berwarna putih yang terbentuk dari penggumpalan susu. Sementara whey adalah cairan yang tersisa.
WebMD menyebutkan bahwa meskipun ‘barang sisa’ tapi whey kaya akan protein, laktosa, kalsium, dan vitamin B. Nah, whey ini kemudian akan diproses lagi sehingga menghasilkan suplemen makanan bernama whey protein isolate (WPI) dan whey protein concentrate (WPC) yang kita kenal sekarang ini. Berikut adalah perbedaan keduanya.
1. Proses Penyaringan
Whey adalah side product yang dihasilkan dari produksi keju atau yogurt dan telah mengalami proses penyaringan untuk meningkatkan kandungan proteinnya.
WPC hanya melalui satu langkah ultrafiltrasi. Sementara WPI melewati tiga tahap penyaringan, yaitu ultrafiltrasi, mikrofiltrasi, dan ultrafiltrasi akhir.
Hasilnya, kedua produk ini menghasilkan kandungan nutrisi yang berbeda.
2. Konsentrasi Protein
WPC memiliki kandungan protein sekitar 80 persen sementara sisanya adalah lemak dan karbohidrat. Sementara WPI mengandung protein hingga 90 persen bahkan lebih.
Secara keseluruhan, proses penyaringan dalam produksi WPI menghasilkan kandungan protein yang lebih tinggi dibanding WPC. Namun keduanya menghasilkan jenis asam amino yang sama karena berasal dari protein yang sama.
3. Kandungan Karbohidrat dan Lemak
Dibandingkan dengan WPC, WPI memiliki kandungan karbohidrat dan lemak yang lebih sedikit karena melewati proses isolasi yang lebih panjang.
Jadi kalau Seolmates berencana mengurangi asupan karbohidrat atau lemak dalam diet, WPI bisa menjadi pilihan suplemen protein yang sempurna.
Itu karena WPI hanya mengandung 1,79 gram lemak sedangkan kandungan lemak dalam sekitar 6 gram per porsinya.
4. Kandungan Laktosa
Selain itu, WPI memiliki kandungan laktosa yang jauh lebih rendah. Bahkan hampir tidak mengandung laktosa, yakni hanya sekitar 3 persen. Sementara WPC mengandung 4 - 8 persen laktosa.
Ini membuat WPI menjadi pilihan suplemen protein yang lebih baik bagi orang yang memiliki alergi dan intoleransi laktosa.
5. Kandungan Vitamin
Karena WPI mengandung lemak lebih rendah, artinya lebih sedikit kandungan vitamin yang larut dalam lemak.
Namun kalau mau memilih WPI tapi tetap menginginkan profil nutrisi yang lengkap, Seolmates bisa menambahkan selai kacang, alpukat, oat, atau yoghurt ke dalam protein shake yang kamu buat.
6. Penyerapan oleh Tubuh
WPI mengandung lebih rendah kalori sehingga lebih mudah dicerna dan cepat diserap oleh tubuh. Hanya butuh waktu sekitar 15 hingga 20 menit untuk masuk ke aliran darah setelah dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Itulah alasan kenapa WPI efektif membentuk massa otot karena mampu memaksimalkan sintesis protein.
Di sisi lain, WPC membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk sepenuhnya terserap oleh tubuh.
7. Harga
Dilihat dari harganya, WPC relatif lebih murah dibandingkan dengan WPI. Ini dipengaruhi oleh proses pembuatannya yang lebih sederhana.
Maka masuk akal ya kenapa harga WPI lebih mahal dibandingkan dengan WPC?
Whey Protein Isolate vs Concentrate: Mana yang Lebih Baik?
Pada dasarnya, whey protein merupakan sumber protein yang lengkap karena mengandung 9 asam amino di dalamnya. Keduanya sama-sama baik untuk kesehatan, tinggal pilih yang sesuai dengan kondisi tubuh, tujuan, rutinitas olahraga, dan gaya hidupmu.
Namun, kalau kamu tidak tahan dengan laktosa, whey protein isolate adalah pilihan terbaik. Terlebih lagi kalau pilihanmu jatuh pada Seolmi Whey Protein Isolate yang mengandung superfood, multivitamin, mineral, serta probiotik dan prebiotik yang baik untuk pencernaan.
Seolmi Whey Protein Isolate juga tersedia dalam 2 pilihan, yaitu Swiss Chocolate yang terbuat dari susu sapi perah berkualitas dari New Zealand dan Japanese Strawberry yang diformulasikan khusus menggunakan pea protein yang ramah untuk pecinta hidup vegan.
Meski begitu, Seolmates tak perlu khawatir. Sebuah riset yang dipublikasikan dalam The Journal of Nutrition menyebutkan bahwa protein kacang polong memberikan hasil yang serupa dengan whey dari protein hewani. Jadi kamu mau pilih varian yang mana nih?
Untuk mendapatkan penawaran terbaiknya, buruan check out keranjang belanjaan melalui Seolmi Official Shop di Tokopedia, Shopee, Lazada, atau TikTok Shop!
