Redeem point now, choose your reward!
Joyful Bundling December.
Purchase Offline & Win A Trip to Korea!
ImageSource:

Apa Itu GERD? Kenali Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

AuthorCreative Team Seolmi
CategoryHealth
Share this via

Apa Itu GERD? Kenali Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini

GERD merupakan salah satu gangguan pencernaan yang sering dialami oleh orang dewasa, terutama mereka yang memiliki pola makan dan gaya hidup kurang teratur. Meski kerap disamakan dengan maag biasa, memahami apa itu GERD sangat penting karena kondisi ini bersifat kronis dan dapat memengaruhi kualitas hidup jika tidak ditangani dengan baik. Dengan mengenali penyebab serta cara pencegahannya, risiko GERD dapat dikurangi sejak dini.

Apa Itu GERD?

GERD adalah singkatan dari Gastroesophageal Reflux Disease, yaitu kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan secara berulang. Normalnya, terdapat otot berbentuk katup di bagian bawah kerongkongan yang disebut lower esophageal sphincter (LES). Katup ini berfungsi mencegah isi lambung naik kembali ke kerongkongan setelah makanan masuk ke lambung.

Namun, pada penderita GERD, fungsi LES melemah atau tidak menutup sempurna, sehingga asam lambung mudah naik kembali. Paparan asam lambung yang terus-menerus dapat mengiritasi dinding kerongkongan dan memicu berbagai keluhan.

Gejala GERD yang paling umum adalah rasa panas di dada (heartburn), rasa asam atau pahit di mulut, perut terasa perih, kembung, hingga mual. Dalam beberapa kasus, GERD juga dapat menyebabkan batuk kronis, suara serak, nyeri tenggorokan, dan gangguan tidur.

Penyebab GERD

GERD tidak muncul secara tiba-tiba. Ada berbagai faktor yang dapat memicu atau memperburuk kondisi ini, baik dari kebiasaan sehari-hari maupun kondisi tubuh tertentu.

1. Pola Makan yang Tidak Teratur

Sering terlambat makan, melewatkan waktu makan, atau makan dalam porsi besar sekaligus dapat meningkatkan produksi asam lambung. Selain itu, langsung berbaring setelah makan membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.

2. Konsumsi Makanan Pemicu

Beberapa jenis makanan dan minuman diketahui dapat melemahkan katup LES, seperti makanan berlemak tinggi, gorengan, makanan pedas, cokelat, kopi, teh, dan minuman bersoda. Konsumsi berlebihan dapat memperparah gejala GERD.

3. Gaya Hidup Kurang Sehat

Merokok dan konsumsi alkohol dapat mengiritasi saluran pencernaan serta menurunkan fungsi LES. Kurangnya aktivitas fisik juga dapat memperlambat proses pencernaan dan meningkatkan tekanan di area lambung.

4. Stres Berlebih

Stres tidak secara langsung menyebabkan GERD, tetapi dapat memicu peningkatan produksi asam lambung dan memperburuk gejalanya. Saat stres, tubuh juga cenderung mengabaikan pola makan sehat.

5. Berat Badan Berlebih atau Obesitas

Kelebihan berat badan meningkatkan tekanan pada area perut sehingga mendorong asam lambung naik ke kerongkongan. Inilah sebabnya GERD lebih sering terjadi pada orang dengan berat badan berlebih.

6. Kondisi Medis dan Penggunaan Obat Tertentu

Kehamilan, hernia hiatus, serta penggunaan obat-obatan tertentu seperti obat pereda nyeri atau obat tekanan darah dapat meningkatkan risiko terjadinya GERD.

7. Masalah Kesehatan Mental yang Tidak Terjaga

Stres berkepanjangan, kecemasan, dan tekanan mental dapat memengaruhi sistem pencernaan secara signifikan. Saat tubuh berada dalam kondisi stres, produksi hormon kortisol meningkat dan dapat merangsang produksi asam lambung berlebih yang memperburuk gejala GERD.

Cara Mencegah GERD

Kabar baiknya, GERD dapat dicegah dan dikendalikan dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat dan konsisten. Berikut adalah beberapa upaya yang bisa Seolmates lakukan agar terhindar dari masalah kesehatan ini:

  • Mengatur Pola dan Jadwal Makan. Makanlah dengan porsi kecil namun lebih sering. Hindari makan besar menjelang tidur dan beri jeda minimal 2–3 jam sebelum berbaring.

  • Memilih Makanan yang Lebih Ramah Lambung. Kurangi makanan berlemak, pedas, dan asam. Sebaliknya, pilih sumber protein yang lebih ringan dan mudah dicerna serta perbanyak konsumsi serat yang tidak memicu asam lambung.

  • Menjaga Berat Badan Ideal. Menurunkan dan menjaga berat badan ideal dapat membantu mengurangi tekanan pada lambung dan mencegah naiknya asam lambung.

  • Mengelola Stres dengan Baik. Luangkan waktu untuk relaksasi, olahraga ringan, atau aktivitas yang membantu menenangkan pikiran agar sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

  • Memperbaiki Gaya Hidup Sehari-hari. Hindari merokok, batasi alkohol, dan biasakan bergerak aktif dapat mencegahnya.

Memahami apa itu GERD, penyebab, serta cara mencegahnya merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan pencernaan jangka panjang. Selain mengatur pola makan dan gaya hidup, pemilihan asupan harian juga berperan besar dalam menjaga kenyamanan lambung.

Bagi Anda yang aktif berolahraga, menjalani gaya hidup vegan, atau membutuhkan asupan protein yang lebih ramah pencernaan, Seolmi Vegan Pea Protein Isolate Rasa Japanese Strawberry bisa menjadi pilihan tepat.

Menggunakan pea protein isolate impor dari Amerika, produk ini 100% vegan dan bebas laktosa. Dilengkapi superfood seperti gojiberry, redbeet, spirulina, dan chlorophyll, serta probiotik dan prebiotik, Seolmi membantu memenuhi kebutuhan protein harian sekaligus mendukung kesehatan sistem pencernaan. Yuk, dapatkan produknya di sini!